VERIFIKASI TEACHING FACTORY SMKN DARUL ULUM

Pada hari selasa 20 Maret 2018 yang lalu, SMKN Darul Ulum Muncar menerima kunjungan dari Direktorat Pembinaan SMK (Dir-PSMK). Dalam kunjungan ini, Dir-PSMK yang diwakili oleh Mohammad Habib, S.ST, melakukan verifikasi bantuan program teaching factory di SMKN Darul Ulum Muncar.

Kunjungan Mohamma Habib, S.ST dari Dir-PSMK

Mohammad Habib, S.ST mengungkapkan bahwa dengan program bantuan teaching facotry ini sekolah diharapkan mampu meningkatkan kemampuan kompetensi siswa-siswinya.
Teaching Factory adalah suatu konsep pembelajaran dalam suasana sesungguhnya, sehingga dapat menjembatani kesenjangan kompetensi antara kebutuhan industri dan pengetahuan sekolah. Teknologi pembelajaran yang inovatif dan praktek produktif merupakan konsep metode pendidikan yang berorientasi pada manajemen pengelolaan siswa dalam pembelajaran agar selaras dengan kebutuhan dunia industri.

Program Teaching Factory (TEFA) merupakan perpaduan pembelajaran yang sudah ada yaitu Competency Based Training (CBT) dan Production Based Training (PBT), dalam pengertiannya bahwa suatu proses keahlian atau keterampilan (life skill) dirancang dan dilaksanakan berdasarkan prosedur dan standar bekerja yang sesungguhnya untuk menghasilkan produk yang sesuai dengan tuntutan pasar/ konsumen.

Selama berkunjung di SMKN Darul Ulum, Mohammad Habib, S.ST ditemani Panur, M.Pdi selaku kepala sekolah SMKN Darul Ulum Muncar untuk berkeliling 3 unit teaching factory, diantaranya pengolahan ikan dalam kaleng dari program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPi), Pembuatan Kapal Vider oleh prgram keahlian Teknik Kapal Penangkap Ikan (TKPI), dan pembuatan batik dari program keahlian Tata Busana.

Melihat produk teaching factory APHPi SMKN Darul Ulum Muncar

Setelah melakukan pengamatan, Mohammad Habib menyatakan bahwa untuk kedepannya program teaching factory di SMKN Darul Ulum lebih terkonsentrasi pada program pengolahan ikan dalam kaleng dari program keahlian APHPi, hal ini berdasarkan pada kemampuan produk yang memiliki potensi untuk diserap oleh masyarakat umum.

Menanggapi pernyataan dari pak Habib, bapak Panuri, S.Pd, M.Pd selaku kepala sekolah SMKN Darul Ulum Muncar menyatakan akan mengadakan program lanjutan yang tidak hanya berfokus pada program teaching factory, melainkan mengadakan program penunjang lain berupa pelatihan dan workshop yang diharapkan mampu mengembangkan program TEFA.

Post Terkait