Teaching Factory

Teaching Factory

Bekerja Sama dengan 3 Teaching Factory

BANYUWANGI—Sebagai salah satu sekolah yang masuk program Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan, SMK Negeri Darul Ulum Muncar langsung bergerak dengan menggandeng tiga perwakilan dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Ketiga DUDI ini adalah CV Samudra Timur Raya bergerak dalam bidang pembuatan Kapal Fiber, UD Badriyah bergerak pada bindang pembuatan kerupuk dari ikan dan Ketua LKP Happy bergerak pada bindang garmen. “Alhamdulillah hari ini kita mulai opening meeting dengan perwakilan dunia usaha, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Aan Arifi n dari CV Samudra Timur Raya, Ibu Qomariyah dari UD Badriyah dan Bapak Khumaidi Ketua LKP Happy bergerak pada bindang garmen yang telah bersedia menjadi mitra SMK Negeri Darul Ulum Muncar,” kata Plh Kepala Sekolah Drs. Suyudi, M.Pd. Suyudi mengatakan, tahun 2017 Kemendikbud memilih 125 SMK dari 13.500 SMK se-Indonesia untuk mengikuti program revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan sesuai dengan yang diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang revitalisasi SMK. Revitalisasi SMK fokus pada bidang keahlian sesuai dengan prioritas pembangunan nasional, yaitu kemaritiman, pariwisata, pertanian (ketahanan pangan), dan industri kreatif. SMK Negeri Darul Ulum Muncar adalah merupakan salah satu dari 125 SMK tersebut dan fokus bidang keahlian yaitu kemaritiman dan pariwisata. “Kegiatan revitalisasi SMK Negeri Darul Ulum Muncar ini didampingi oleh Dra. Hapsari

Kusumawardani, M.Pd. dosen Universitas Malang yang telah berlangsung lima 5 hari,” ujar Suyudi. Dikatakan, SMK Negeri Darul Ulum Muncar pada tahun ini membuka 7 kompetensi keahlian yang terdiri dari 37 rombel dengan jumlah siswa sebanyak 1.306 orang. Selain itu, SMK Negeri Darul Ulum Muncar tahun 2016 telah terlinsensi sebagai LSP-P1 dari BNSP, dan juga telah terpilih sebagai Sekolah Model pada tahun ini dengan 5 sekolah aliansi. “Dalam meningkatkan kompetensi siswa dan mutu lulusan SMK Negeri Darul Ulum Muncar sedang melakukan dan mengembangkan teaching factory untuk 3 kompetensi keahlian,” cetus Suyudi. Kegiatan selanjutnya adalah mengunjungi teaching factory Kompetensi keahlian TKPI yang bekerjasama dengan CV Samudra Timur Raya yang sedang melakukan pembuatan 5 unit speedboat Puskesmas keliling pesanan dari Kepulaun Bacan, dilanjutkan mengunjungi kompetensi keahlian TPHPI yang saat ini melakukan pembuatan kerupuk dari ikan kremis dan diakhiri dengan mengunjungi kompetensi keahlian Tata Busana yang sedang membatik. “Kegiatan lain melakukan diskusi tentang program revitalisasi SMK Negeri Darul Ulum Muncar dilanjutkan dengan penandatanganan Janji Kinerja Revitalisasi SMK oleh Kepala Sekolah yang diketahui Dra. Hapsari Kusumawardani, M.Pd selaku pendamping,” kata Suyudi. Sementara itu, Dra Hapsari Kusumaradani,M.Pd. didampingi oleh Tim revitalisasi SMK Negeri Darul Ulum Muncar melakukan kunjungam ke institusi pasangan yang telah memiliki MoU dengan sekolah antara lain CV Sumber Asia dan disambut langsung oleh ownernya, dilanjut ke LKP Happy dan mengunjungi alumni TKPI yang memiliki usaha penangkapan ikan di Pelabuhan Muncar. @suyudi

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *