Solo, 23 Agustus 2025 – Balai Kota Solo kembali menjadi saksi kemeriahan budaya dalam gelaran Gamelan Ethnic Music Festival (GEMFEST) 2025 yang berlangsung pada 22–23 Agustus 2025. Festival musik etnik tahunan tersebut menghadirkan puluhan penampil dari berbagai daerah di Indonesia, salah satunya kelompok siswa SMK Negeri Darul Ulum Muncar, Banyuwangi, yang sukses mencuri perhatian penonton dengan sajian gamelan modern nan memukau.

Kelima siswa yang menjadi duta seni sekolah sekaligus daerah Banyuwangi tersebut adalah:

  1. Beno Arga Saputra
  2. Dafa Nabil Maulana
  3. Farellio Yudistira
  4. Daviena Salsa Maharani
  5. Ardila Puspa

Dengan penuh penghayatan, mereka membawakan sebuah komposisi etnik yang memadukan kekuatan gamelan Jawa klasik dengan unsur musik kontemporer. Alunan kendang, bonang, dan saron berpadu harmonis dengan kreativitas improvisasi modern yang mereka usung. Tak ayal, penampilan mereka berhasil mengundang decak kagum, tepuk tangan panjang, bahkan beberapa penonton berdiri memberi apresiasi.

Kepala SMK Negeri Darul Ulum Muncar Bapak Dr. Umar Said, M.Pd mengaku bangga atas pencapaian siswanya.

“Partisipasi dalam GEMFEST 2025 ini menjadi tonggak penting bagi kami. Anak-anak membuktikan bahwa generasi muda bisa menjaga warisan budaya sekaligus berinovasi, membawa gamelan ke level yang lebih luas,” ungkapnya.

Salah satu penampil, Farellio Yudistira, menyampaikan rasa haru sekaligus bangga bisa tampil di panggung sebesar ini.

“Awalnya kami sempat gugup, karena tampil di hadapan seniman dan budayawan nasional. Tapi begitu musik dimainkan, semua berubah jadi kebanggaan. Kami ingin menunjukkan bahwa gamelan adalah identitas yang harus kita rawat,” ujarnya.

GEMFEST 2025 sendiri mengusung tema “Harmoni Tradisi dan Inovasi”, yang menghadirkan seniman gamelan dari berbagai kota besar seperti Yogyakarta, Surakarta, Bandung, Denpasar, hingga Banyuwangi. Festival ini bertujuan memperkenalkan gamelan sebagai warisan budaya dunia kepada generasi muda, sekaligus memperluas ruang kolaborasi musik etnik dengan gaya kekinian.

Kehadiran siswa SMK Negeri Darul Ulum Muncar di panggung bergengsi ini menjadi bukti bahwa sekolah vokasi tidak hanya mencetak lulusan berkompetensi teknis, tetapi juga melahirkan insan kreatif yang mampu menjaga dan mengembangkan budaya bangsa.

Dengan torehan prestasi ini, SMK Negeri Darul Ulum Muncar kembali mengharumkan nama Banyuwangi di kancah seni nasional.

By admin