Muncar, Banyuwangi – SMK Negeri Darul Ulum Muncar turut berpartisipasi aktif dalam Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan (SIKAP) yang diselenggarakan pada 25 Januari 2026. Program nasional ini melibatkan sebanyak 110.481 guru, peserta didik, serta anggota Pramuka dari 754 sekolah tingkat SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Jawa Timur. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kolektif dunia pendidikan dalam mendukung ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut, SMK Negeri Darul Ulum Muncar melaksanakan kegiatan penanaman mangrove di kawasan Teluk Pangpang, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan ini melibatkan guru, siswa, serta anggota Pramuka sekolah yang secara bersama-sama turun langsung ke kawasan pesisir untuk melakukan aksi konservasi lingkungan.

Pemilihan mangrove sebagai fokus kegiatan bukan tanpa alasan. Ekosistem mangrove memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan pesisir, karena menjadi habitat alami berbagai biota laut seperti ikan, kepiting, udang, dan moluska yang menjadi sumber pangan masyarakat pesisir. Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai pelindung alami garis pantai dari abrasi, intrusi air laut, serta dampak perubahan iklim.

Kepala SMK Negeri Darul Ulum Muncar, Dr. Umar Said, M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan sekolah dalam Program SIKAP merupakan wujud komitmen dunia pendidikan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, sekolah tidak hanya berperan sebagai pusat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dan lingkungan.

“Program Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan ini sangat relevan dengan tantangan yang kita hadapi saat ini. Melalui kegiatan penanaman mangrove, kami ingin menanamkan kepada peserta didik nilai kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pemahaman bahwa ketahanan pangan tidak dapat dipisahkan dari kelestarian alam,” ujar Dr. Umar Said, M.Pd

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi siswa. Dengan terjun langsung ke lapangan, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman nyata tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir sebagai penopang kehidupan masyarakat sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk karakter peserta didik yang peduli, bertanggung jawab, dan memiliki kesadaran ekologis. Mangrove yang ditanam hari ini adalah investasi jangka panjang bagi generasi mendatang,” tambahnya.

Kegiatan penanaman mangrove tersebut dilaksanakan dengan penuh semangat dan kebersamaan. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari pengenalan jenis mangrove, teknik penanaman yang benar, hingga pemahaman manfaat ekosistem mangrove bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir. Pendampingan dilakukan oleh guru serta pihak terkait agar kegiatan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga selaras dengan upaya pelestarian lingkungan pesisir di Teluk Pangpang yang selama ini menghadapi ancaman degradasi akibat aktivitas manusia dan faktor alam. Dengan adanya penanaman mangrove secara berkelanjutan, diharapkan kawasan tersebut dapat kembali berfungsi optimal sebagai penyangga ekosistem pesisir.

Program SIKAP sendiri dirancang untuk mendorong inovasi sekolah dalam mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung ketahanan pangan, baik melalui pertanian, perikanan, peternakan, maupun konservasi lingkungan. Keterlibatan sekolah-sekolah dari berbagai jenjang menunjukkan bahwa isu ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.

Melalui partisipasi dalam Program SIKAP, SMK Negeri Darul Ulum Muncar menegaskan komitmennya sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam pendidikan vokasi, tetapi juga peduli terhadap isu-isu strategis nasional. Kegiatan penanaman mangrove ini diharapkan menjadi langkah awal dari berbagai program berkelanjutan yang akan terus dikembangkan oleh sekolah dalam mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, SMK Negeri Darul Ulum Muncar membuktikan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan bagi lingkungan dan masyarakat.

By admin