BATALYON

Organisasi Batalyon di SMK Taruna biasanya mengacu pada struktur organisasi yang diadopsi dari model militer untuk mendidik siswa dengan disiplin dan keterampilan kepemimpinan, Organisasi batalyon biasanya disusun untuk melatih siswa dalam keterampilan kepemimpinan, disiplin, dan tanggung jawab

Struktur organisasi batalyon di SMK umumnya meliputi:

  1. Komandan Batalyon (DanYon): Siswa yang bertanggung jawab atas keseluruhan operasional dan kegiatan di batalyon. Komandan Batalyon biasanya siswa yang memiliki prestasi dan kemampuan kepemimpinan yang baik.
  2. Wakil Komandan Batalyon (WadanYon): Membantu Komandan Batalyon dalam menjalankan tugasnya dan menggantikan posisi Komandan saat tidak hadir.
  3. Komandan Kompi (DanKomp): Memimpin kompi yang merupakan subunit dari batalyon. Setiap kompi terdiri dari beberapa peleton.
  4. Wakil Komandan Kompi (WadanKomp): Membantu Komandan Kompi dalam tugas-tugas harian dan administratif.
  5. Komandan Peleton (DanTon): Memimpin peleton, yang terdiri dari beberapa regu.
  6. Komandan Regu (DanRu): Memimpin regu, unit terkecil dalam struktur batalyon yang terdiri dari beberapa siswa.
  7. Staf Batalyon:
    • Staf Operasi (Ops): Bertanggung jawab atas perencanaan dan pelaksanaan kegiatan operasional.
    • Staf Logistik (Log): Mengurus kebutuhan logistik, termasuk perlengkapan dan peralatan.
    • Staf Personalia (Pers): Mengurus administrasi personel, seperti absensi dan kehadiran.
    • Staf Kesehatan (Kes): Bertanggung jawab atas kesehatan dan kesejahteraan anggota batalyon.
    • Staf Komunikasi (Kom): Mengelola komunikasi dan informasi di dalam batalyon.

Organisasi ini membantu siswa mengembangkan kemampuan manajerial, kepemimpinan, serta membiasakan mereka dengan lingkungan yang terstruktur dan disiplin tinggi, yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan karier profesional mereka di masa depan.